PAWON PASUNDAN di Tuban, Kuta – cita rasa Sunda klasik

Read this post in english here

Satu lagi, resto masakan khas Sunda yang patut dikunjungi pecinta kuliner nusantara di pulau Bali. Tempat makan yang sudah teruji cita rasanya, sehingga mampu tegar berdiri selama lima belas tahun. Kali ini, Wisata Kuliner Bali berkunjung ke Pawon Pasundan yang berada di persimpangan lampu merah jl. Kediri dan Jl. Raya Tuban, Kuta.

Pukul lima sore, hanya kami satu-satunya pelanggan di tempat itu, Baby Geo mulai panik dan heboh melihat tempat baru untuk dijelajahi. Jangan salah ya, saat waktu makan siang dan makan malam, tempat ini penuh dengan pelanggan, yang sebagian besar merupakan turis-turis yang datang dengan bus besar, sehingga sering tamu individual yang datang merasa kecewa karena tidak mendapatkan tempat. Pemesanan di awal sangat dianjurkan, terutama jika anda datang bersama keluarga atau teman-teman.

Restoran Pawon PasundanRestoran Pawon Pasundan

Bicara soal masakan khas Sunda, biasanya orang langsung ingat hidangan khasnya nasi dengan lauk ayam atau ikan, lalapan dan sambalnya. Lalapan di rumah makan Jawa Barat sangat melimpah dengan pilihan sayur mentahnya, dan ini yang membedakan dengan ‘sayur hias’ dari daerah lain. Benny dan saya adalah penggemar berat sayur-sayuran hijau, sehingga berkunjung ke resto Sunda bagaikan anak kecil di toko permen, kres..kres..kacang panjang mentah, daun kemangi, kol mentah, leunca, timun segar kami lahap sebagai ‘Pembuka’.

Cukup lama rasanya sejak terakhir kali kami makan di Pawon Pasundan. Kesan pertama saat memasuki resto ini : hmm…belum banyak berubah, kecuali pada bangunan tambahan di sisi kiri untuk menambah daya tampung tamu yang semakin banyak. Sebenarnya desain interior resto dengan style terbuka (bawa jaket atau mantel/scarf jika tidak tahan angin saat menikmati makanan) dan berpilar ini agak sedikit ‘jadul’ ,perlu diberi renovasi desain yang segar dan baru. Kursi makan bayi juga kami sarankan ditambah, karena yang ada saat ini : satu kursi makan anak dari rotan kelihatan kurang layak, dan satu lagi yang dipakai Baby Geo tidak ada mejanya, rasanya tidak banyak anak bayi yang duduk manis saat makan seperti Geo di tempat ini.

taman-kolam-pawon-pasundan

suasana-pawon-pasundan

Hidangan paling favorit kami di Pawon Pasundan? Sudah tentu : Nasi Timbel Komplit yang terdiri dari : Nasi yang dikukus dan digulung dalam bungkusan daun pisang, ayam goreng atau gepuk, ikan asin, tahu/tempe goreng, sayur asem, lalap & sambel, dilengkapi dengan teh tawar, es cincau yang diserut dengan susu kental manis bukan santan, dan potongan buah segar. Harganya hanya Rp 49,000 saja. Sudah lapar?..

sayur-asem-pawon-pasundan

Sudah pernah liat gurame terbang? Baby Geo sudah lho..Flying Gurame yang dibuat dengan teknik penggorengan khusus (sayang kami tidak diajak untuk melihat proses pembuatan ikan dengan ‘posisi’ unik ini) adalah salah satu menu paling disukai disini. Jika biasanya ikan tawar gurame saat digoreng memiliki rasa dan bau ‘lumpur/tanah’ yang khas, tidak demikian halnya dengan yang Pawon Pasundan hidangkan kepada para tamu. Ikan goreng ini terasa sangat gurih, renyah, tanpa bau khas ikan tawar, dan dagingnya sangat lezat dan lembut. Tidak tahan rasanya untuk menghabiskan sedikit demi sedikit ikan terbang ini sampai ekornya yang tetap terasa renyah dan gurih.

Flying Gurame Pawon PasundanFlying Gurame Pawon Pasundan

Soto Bandung disini agak kurang kena di cita rasa kami, karena ditambahkan soun yang membuat soto bening dengan daging sapinya yang empuk dengan kriuk kriuk kacang kedele gorengnya, menjadi terasa berat di lidah. Pertanyaan menarik : bagaimana warga Bali mengapresiasi makanan khas Sunda? Coba cicipin sayur Karedok yang sayurnya mentah itu. Kekhasan bumbu kacang, dengan bawang putihnya yang cukup kuat mengingatkan pada makanan khas Bali yang kami sangat suka yaitu Tipat Cantok. Banyak tamu Pawon Pasundan yang berasal dari Bali sendiri mengatakan hal tersebut. Menarik ya!

Sebagai hidangan penutup, Es Puter Kopyor wajib dicoba, es krim tradisional Indonesia yang kami juluki Indonesian Gelato ini terasa sekali tekstur kelapanya, sangat segar. Dengan wadah kue waffle, wajar jika Baby Geo tambah gemas makan es krim yang dihiasi dengan tape hijau imut diatasnya. I am so crazy about the Es Puter Kopyor! Kami pasti kembali untuk es puter kopyor Pawon Pasundan!

es-krim-pawon-pasundan

Tidak mudah bagi orang asal Bandung seperti saya menemukan resto masakan khas Sunda di Bali yang rasanya sama enaknya dengan yang ada di daerah asalnya, Jawa Barat. Menurut kami, cita rasa Pawon Pasundan sangat klasik dan tidak neko-neko. Pawon Pasundan juga menyediakan menu vegetarian Ovo dan Vegan.

 

pesan-antar-pawon-pasundan

Pawon Pasundan

Jl. Kediri no. 2, Tuban
Kuta – BALI
Tel : (0361) 755833
Home Delivery available, just call (0361) 8880606

Follow Pawon Pasundan on Twitter
Like Pawon Pasundan on Facebook

Tagged : , , , ,

10 Responses to “PAWON PASUNDAN di Tuban, Kuta – cita rasa Sunda klasik”

  1. zully says:

    Wadouch… jadi laperrrrrr. Sudah 3 minggu saya ngga makan nasi. Ngiler liat lalapan dan es gelato nya Indonesia.

    • Bee says:

      Zully! Lagi di Jerman ya? Perlu tuh ya, buka resto Sunda disana :) Mampir cobain deh makanan di Pawon Pasundan bersama keluarga, pasti suka! Thanks!

  2. Benny says:

    Waktu terbaik makan disini yang pas jam makan siang, ngiler dulu ngebayangin sambel dadakannya eui!

    Oh iya semoga suatu hari bisa di sediakan heuleukeuteuk leunca (bener gk tuh spellingnya :))

    Es puter kopyornya membawa kita kembali ke masa lampau

    • Bee says:

      @Benny : ULUKUTEUK LEUNCA, the correct spellingnya yaaa. Ya betul es puter kopyor jadi penutup yang ‘manis’ dari rangkaian hidangan PP! Kesana lagi yuk!! Karedok, sate ayam cobain ah!

  3. estri says:

    sudah pernah mencoba sekali,,.Flying Gurame nya top deh,,apalagi sambel plus lalapannya

  4. terimakasih infonya mengenai kuliner sunda di kawasan Bali, sangat membantu, kebetulan saya adalah penggemar masakan sunda, dan akhir tahun ini akan berlibur ke bali.
    salam by Aisyah

  5. nasi timbel lengkap enak tuh tambah sambal dan ikan asin,,, pawon pasundan mantap…

  6. adelya says:

    ada semur jengkolnya gk nih…asin peda….cabe gendot dan leunca nya ..,pgn bgtt mkn disitu klo kompkit..mksih infonya

    • Bee says:

      Mengutip keterangan dari Ibu Uni Jafar, owner Pawon Pasundan : ” terima kasih masukannya. Semur jengkol belum punya. Ini makanan betawi ya.Leunca pernah ada, tapi Pawon Pasundan kesulitan bahan baku dan menu ini kurang populer diantara orang lokal. Asin Peda, Cabe gendot tunggu tanggal mainnya. Menu baru yang akan segera diperkenalkan: ikan bandeng dan sop iga.”

Leave a Reply




You might also likeclose